Powered By Blogger

Jumat, 25 Oktober 2013

Malu: Sebab dan Sumbernya

Malu tak lain adalah perasaan yang muncul ketika seseorang mengevaluasi tindakan, perasaan, atau perilakunya dan menyimpulkan bahwa dirinya telah melakukan sesuatu yang keliru, kurang benar, atau tidak sesuai *. Walau pada tingkatan tertentu merasa malu merupakan sesuatu yang wajar, namun ada kalanya malu menyebabkan orang merasa takut atau segan untuk terbuka kepada orang lain.
Dari mana rasa malu itu datang, mungkin Anda mengenali beberapa poin berikut:
a. Merasa telah melakukan sesuatu kekonyolan atau kebodohan, apalagi di depan orang yang penting buat Anda. Seperti: tak sengaja menumpahkan kopi di baju bos Anda.
b. Melakukan sesuatu yang tidak dinilai tidak sesuai dengan norma sekitar. Misalnya kentut bersuara di saat rapat penting.
c. Gagal menyesuaikan tindakan dengan standar yang Anda tetapkan sendiri. Sebagai contoh, Anda ingin menampilkan kesan sebagai orang yang lucu, tetapi setiap kali Anda melemparkan lelucon tak ada seorang pun yang tertawa.
Mudahnya rasa malu muncul pada seseorang sebenarnya diperoleh melalui proses belajar. Biasanya  berawal dari pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan seperti diejek teman, atau dikritik orang lain. Untuk menghindari pengalaman yang tidak mengenakkan itu, kemudian orang tersebut cenderung melihat dirinya dengan sangat teliti, ‘Apakah aku sudah berkata dengan benar?’, ‘Apakah  cara berpakaianku tidak aneh?’, dan semacamnya.
Merasa malu adalah sesuatu yang manusiawi. Setiap orang pasti pernah mengalaminya, bukan? Masalahnya adalah, kalau Anda terlalu mudah merasa malu kemudian ini menghambat pergaulan sosial Anda. Seorang pemalu biasanya tampak canggung dan kadang… konyol. Lalu, bagaimana cara mengatasi malu sebelum ini menjadi hal yang mengganggu? Silakan baca “Tips Atasi Rasa Malu” dari InfoPsikologi.com. Share informasi ini apabila menurut Anda bermanfaat dan teman-teman perlu tahu :)
http://siregarhaddad.blogspot.com/

Dasar Konfigurasi Cisco Router

Konfigurasi dasar yang biasa dilakukan pada perangkat cisco router. Beberapa konfigurasi dasar yang sering dilakukan adalah membuat nama router (hostname) , memberikan password untuk masuk ke mode privilege (enable password / secret) , membuat password console router , password untuk remote koneksi / telnet router, membuat banner, dan memberikan IP pada interface router. O iya, sekali lagi ingat ya untuk memberikan konfigurasi kita harus masuk ke mode global configuration router. Berikut ini beberapa contoh konfigurasi dasarnya, jika ada yang konfigurasi  dasar yang kurang silahkan request ya nanti saya berikan :)
a. Hostname
Fungsinya adalah untuk memberi nama pada router
syntax :
router(config)#hostname nama router yang diinginkan
misal nama router yang diinginkan adalah sragen, maka bentuk perintahnya
router(config)#hostname sragen
maka nama router akan langsung berubah menjadi sragen
sragen(config)#
b. Enable password
Fungsinya untuk mengaktifkan password pada perintah enable atau saat masuk ke privilege mode
syntax :
sragen(config)#enable password isi  password yang diiinginkan
misal isi password yang diinginkan adalah cisco, maka bentuk perintahnya
sragen(config)#enable password cisco
c. Enable secret
Fungsinya untuk mengaktifkan password secret pada perintah enable, fungsinya sama dengan perintah enable password, namun enable secret memiliki prioritas yang lebih tinggi dalam artian jika enable secret dan enable password sama-sama diaktifkan pada router maka yang akan aktif untuk digunakan ketika ingin masuk ke mode privilege adalah isi password pada perintah enable secret, selain itu isi password pada enable secret dalam bentuk terenkripsi.
syntax :
sragen(config)#enable secret isi-secret yang diinginkan
misal isi secret yang diinginkan adalah class, maka bentuk perintahnya adalah
sragen(config)#enabel secret class
d. Line console
Mengaktifkan password pada line console, agar hanya orang yang mengetahui/ memiliki password saja yang bisa mengakses router melalui line console. Router hanya memiliki 1 buah line console. Line Console itu jalur atau port yang berfungsi untuk mengakses router saat awal dan tidak memerlukan IP address.
syntax :
sragen(config)#line console 0
sragen(config-line)#password isi-password yang diinginkan
sragen(config-line)#login
e. Line Virtual Terminal
Mengaktifkan password pada line virtual terminal, agar hanya orang yang mengetahui/ memiliki password saja yang bisa mengakses router melalui line virtual terminal atau secara remote akses alias telnet. Router memiliki beberapa buah line virtual terminal (vty).
syntax :
sragen(config)#line vty 0 4
sragen(config-line)#password  isi-password yang diinginkan
sragen(config-line)#login
f. Konfigurasi IP Pada Interface
syntax :
sragen(config)interface port yang ingin diberikan IP
sragen(config-intf)ip address Alokasi IP  Subnet mask
misalnya kita ingin memberikan IP 192.168.100.1 dengan Subnet Mask 255.255.255.0 pada interface fa0/0 router, maka konfigurasinya sebagai berikut
sragen(config)interface fa0/0
sragen(config-intf)ip address 192.168.100.1 255.255.255.0
Demikian dulu ya dasar konfigurasi cisco nya, hal-hal yang lain atau kurang kita diskusikan lebih lanjut, semoga bermanfaat ya. :)

35 Pertanyaan Wawancara Kerja

35 pertanyaan yang menjadi pokok dalam menghadapi interview / wawancara kerja.

  1. Apakah tujuan dan sasaran jangka pendek serta jangka panjang anda, mengapa anda mau mencapai tujuan tersebut, dan bagaimana anda mempersiakan diri untuk mencapai hal itu ?
  2. Apakah tujuan khusus anda, selain tujuan yang ada hubungannya dengan pekerjaan ? Sudahkah anda mempersiapkan diri untuk 10 tahun mendatang ?
  3. Bagaimana anda melihat diri anda dalam 5 tahun yang akan datang ?
  4. Apa yang menjadi tujuan jangka panjang anda ?
  5. Apa rencana anda untuk mencapai tujuan tersebut ?
  6. Imbalan apa yang anda inginkan terutama dari usaha / pekerjaan anda ?
  7. Apakah yang anda inginkan tersebut dapat diraih dalam waktu 5 tahun ?
  8. Mana yang lebih penting bagi anda : uang atau imbalan lain dari pekerjaan tersebut ?
  9. Bagaimana anda menggambarkan diri anda sendiri ?
  10. Mengapa saya harus mempekerjakan anda ?
  11. Kualifikasi apa yang anda miliki yang membuat anda beranggapan bahwa anda akan berhasil dalam bekerja ?
  12. Bagaimana anda mengevaluasi keberhasilan anda ?
  13. Menurut anda, apa yang dapat dilakukan perusahaan agar berhasil ?
  14. Dengan cara bagaimana anda dapat memberikan kontribusi kepada perusahaan ?
  15. Kualiatas – kualitas apa yang harus dimiliki oleh manajer agar ia dapat menjadi manajer yang baik ?
  16. Apakah anda mempunyai rencana untuk melanjutkan studi ?
  17. Apakah anda menganggap nilai yang anda peroleh merupakan indikasi yang baik dari prestasi akademik yang anda miliki ?
  18. Pengalaman apa yang telah anda dapatkan dalam berbagai kegiatan extrakurikuler ?
  19. Jenis lingkungan kerja seperti apa yang paling menyenangkan bagi anda ?
  20. Bagaimana kalau anda bekerja dibawah tekanan ?
  21. Jam kerja paro waktu mana yang paling anda sukai ? Mengapa ?
  22. Setelah lulus dari perguruan tinggi, pekerjaan seperti apa yang ideal menurut anda ?
  23. Mengapa anda memutuskan untuk mencari pekerjaan disuatu perusahaan ?
  24. Apa yang anda ketahui mengenai kondisi kehidupan suatu perusahaan ?
  25. Kriteria apa yang anda gunakan untuk menilai perusahaan yang menjadi sasaran anda ?
  26. Apakah anda mempunyai pilihan kota atau negara tertentu untuk anda bekerja / tinggal ? Apa alasan anda ?
  27. Bersediakah anda ditempatkan dikota lain ? Apakah pemindahan itu akan mengganggu anda ?
  28. Apakah anda bersedia menjalani masa pendidikan minimal 6 bulan ?
  29. Mengapa anda berpikir bahwa anda akan menyukai kehidupan masyarakat dilingkungan sekitar perusahaan ?
  30. Apakah permasalahan utama yang pernah anda hadapi dan bagaimana anda menanganinya ?
  31. Apa yang anda pelajari dari kesalahan – kesalahan yang pernah anda lakukan ?
  32. Bidang atau mata kuliah apa yang paling anda sukai ? Mengapa ?
  33. Bidang atau mata kuliah apa yang paling tidak anda sukai ? Mengapa ?
  34. Menurut anda, bagaimana pandangan teman atau guru mengenai diri anda ?
  35. Jelaskan pengalaman anda yang paling menyenangkan selama diperguruan tinggi?

Kamis, 24 Oktober 2013

SETTING WIFI+ROUTER EnGENIUS

Mengatur koneksi wifi terhubung dengan koneksi modem dari speedy
langkahnya adalah sebagai berikut:
1. Buka browser kemudian ketik di address bar alamat AP (access point) 192.168.1.1 tekan enter
2. masukkan user dan password defaultnya user=admin passwd=admin


3. tampilan dari default AP

4. Atur pada bagian TCP/IP pada LAN Interface sesuai kebutuhan dari jaringan lokal untuk WIFI
bila client ingin langsung connect begitu saja DHCP client range rubah sesuai kebutuhan/jumlah client yang bisa bergabung dengan AP kita berapa komputer contohnya ip yang akan diberikan ke client dari AP adalah 192.168.1.100 sampaai dengan 192.168.1.200 dapat anda rubah sesuai dengan lokasi jaringan di lokal anda. Setelah perubahan yang terjadi di LAN Interface jangan lupa untuk Apply changes


5. Atur setting di WAN interface dengan static ip untuk menentukan ip WIFI kita menuju ke Modem dari speedy-nya, contoh untuk AP WIFI Ip address = 192.168.14.33 SM = 255.255.255.0 Gateway/ip modem speedy-nya = 192.168.14.1 DNS1-nya dari speedy = 202.134.1.10 dan DNS2 = 202.134.0.155 klo sudah jangan lupa untuk apply changes.
6. klik Ok
7. Atur pada client / penerima sinyal WIFI pada network conection > Properties > tcp/ip > properties menjadi obtain, karena ip sudah didapat dari AP yang telah kita setting tadi
8. selamat mencoba & semoga bermanfaat

Melihat File Tersembunyi Di USB/Flashdisk

Melihat File tersembunyi di Directori Harddisk, USB/Flashdisk, Micro SD, maupun di media penyimpanan lainnya.

Langkah Pertama : Klik Start -->>Pilih RUN kemudian ketikan cmd untuk membuka Command Prompt atau anda bisa juga dengan mengklik Start-->>All Programs-->>Accessories lalu pilih Command Prompt.



Langkah Kedua : Ketikan Drive yang akan dibuka file Hiddens nya misal : Drive C atau Drive D atau mungkin media penyimpanan seperti Flashdisk/USB sesuai yang tampil dalam Windows Explorer anda ketikan : D: lalu Enter maka Command Prompt akan seperti ini D:/> kemudian ketikan perintah pada command prompt D:/> attrib -h -s /s /d * lalu enter. nah sekarang anda dapat melihat file-file yang tersembunyi di drive dan direktori folder anda.

Informasi : Teknik ini biasanya digunakan untuk deteksi dini virus di Flashdisk/USB yang akan masuk pada komputer PC atau Laptop/Notebook yang tidak menggunakan antivirus dan tidak terkoneksi jaringan baik lokal maupun internet, anda tinggal menghapus file-file yang anda tidak kenal seperti : Autorun.inf, exe file, Sys, MSO, Ink, Vbs, dll. (Catatan : tidak semua file-file tersebut adalah virus, berhati-hatilah dalam menghapus file-file tersebut, ada baiknya pastikan dahulu dan yakinkan bahwa file yang tidak anda kenal itu merupakan virus).

Penjelasan : Attrib adalah attributes dari file -h adalah buka yang hiddens atau tersembunyi -s system /s /d adalah direktori. biasanya sebagian virus dapat menyembunyikan file atau folder yang telah kita buat maupun kita simpan, sebagaian orang yang belum mengetahui mengangap file atau folder yang pernah dibuat hilang, padahal file tersebut masih ada dan di sembunyikan oleh virus, banyak teman-teman saya yang sangat kebingungan saat mengalami hal seperti ini, setelah saya jelaskan dan ajarkan kepada mereka kemudian mereka mengerti dan dapat mengatasinya sendiri.

Untuk melihat extensi File : Buka Explorer kemudian Pilih Tool pada BAR atas lalu Pilih Folder Option Pilih View kemudian uncheck hide extentions for known files types.


Selamat Mencoba

Pesan : Jika telah memahami teknik ini maka ajarkanlah orang-orang yang belum tahu dengan tidak dikomersilkan, bukankah ILMU yang Bermanfaat itu adalah ILMU yang diamalkan, Amin.

Main Form dengan SmartMenuXP dan Class Modul Visual Basic 6

Step 1 : Buka Program VB 6 kemudian Masukan Komponen SmartMenuXP seperti pada gambar 1 dan 2
  
 
                                         Gambar 1




 
                                         Gambar 2
Step 2 : Checklist komponen SmartMenuXP dalam Form


                                  Gambar 3

Step 3 : Buat Class Module
 
                                       Gambar 4


Ketikan Kode Program di Class Module seperti pada gambar 5 :
                                            Gambar 5
Source Code Class Module :
Dim clsmn     As clsmn
Public Sub BuatMenu(SMXP1 As Object, strPath As String)
    With SMXP1.MenuItems
        'MENU ADMINISTRATOR
        .Add 0, "mnadmin", , "Administrator"
        .Add "mnadmin", "mnganti", , "Ganti Password"
        .Add "mnadmin", , smiSeparator
        .Add "mnadmin", "mnmanajemen", , "Manajemen User"
        .Add "mnadmin", , smiSeparator
        .Add "mnadmin", "mnuser", , "Data User"
        .Add "mnadmin", , smiSeparator
         'MENU AKUNTANSI
        .Add 0, "mnakun", , "Akuntansi Dan Pajak"
        .Add "mnakun", "mnchart", , "Chart Of Account"
        .Add "mnakun", , smiSeparator
        .Add "mnakun", "mnbank", , "Daftar Bank"
        .Add "mnakun", , smiSeparator
        .Add "mnakun", "mnjurnal", , "Jurnal"
        .Add "mnakun", , smiSeparator
        .Add "mnakun", "mnlaba", , "Laba Rugi"
        .Add "mnakun", , smiSeparator
        .Add "mnakun", "mnneraca", , "Neraca"
        .Add "mnakun", , smiSeparator
        .Add "mnakun", "mntrans", , "Transfer Dan Dropping"
        .Add "mnakun", , smiSeparator
        .Add "mnakun", "mnbukbes", , "Buku Besar"
        .Add "mnakun", , smiSeparator
        'MENU Payroll HRD
        .Add 0, "mnphrd", , "HRD"
        .Add "mnphrd", "mndep", , "Data Departemen"
        .Add "mnphrd", , smiSeparator
        .Add "mnphrd", "mnjab", , "Data Jabatan"
        .Add "mnphrd", , smiSeparator
        .Add "mnphrd", "mngol", , "Data Golongan"
        .Add "mnphrd", , smiSeparator
        .Add "mnphrd", "mnpeg", , "Data Pegawai"
        .Add "mnphrd", , smiSeparator
        .Add "mnphrd", "mnkeluarga", , "Data Keluraga Pegawai"
         'MENU Logistik dan Umum
        .Add 0, "mnlogumum", , "Logistik Dan Umum"
        .Add "mnlogumum", "mnlog", , "Data Logistik"
        .Add "mnlogumum", , smiSeparator
        'MENU KELUAR
        .Add 0, "mnexit", , "Keluar"
        .Add "mnexit", "mnkeluar", , "Keluar Dari Program"
        End With
   
    SMXP1.Font.Name = "Ms Sans Serif"
    SMXP1.Font.Size = 9
End Sub
Ketikan Kode Program di MainForm seperti pada gambar 6 :
                                          Gambar 6

Source Code MainForm :
Private Function getIcon(ByVal iconName As String) As StdPicture
    Set getIcon = LoadPicture(App.Path + "\Icons\" + iconName + ".ico")
End Function
Private Sub Form_Load()
   Set clsmn = New clsmn
    Call clsmn.BuatMenu(SMXP1, App.Path)
      Set clsmn = Nothing
End Sub
Private Sub SMXP1_Click(ByVal ID As Long)
  With SMXP1.MenuItems
        Select Case .Key(ID)
            'MENU MASTER
            Case "mneditpass"
                editpass.Show
            Case "mnmanaj"
                setmenu.Show
            Case "mnuser"
                user.Show
                'MENU AKUNTANSI
            Case "mnchart"
                perkiraan.Show
            Case "mnbank"
                Bank.Show
                Case "mnjurnal"
                Jurnal.Show
            Case "mnlaba"
                LabaRugi.Show
                Case "mnneraca"
                Neraca.Show
            Case "mnTrans"
                TransferDrop.Show
            Case "mnbukbes"
               Bukubesar.Show
            'MENU HRD
            Case "mndep"
                departemen.Show
            Case "mnjab"
                jabatan.Show
            Case "mngol"
                golongan.Show
                 Case "mnpeg"
                pegawai.Show
                'MENU Logistik & Umum
                Case "mnlog"
                Logistik.Show
                'MENU KELUAR
            Case "mnkeluar"
                If MsgBox("Anda ingin keluar dari Aplikasi ?", vbQuestion + vbYesNo, "Konfirmasi") = vbYes Then
                    End
                    End If
            End Select
            End With
End Sub
Private Sub mnkeluar_Click()
    Unload MainForm
   End Sub
                 Tampilan Main Form dengan SmartMenuXP







 Catatan : Ubahlah menu sesuai Fitur atau Content yang anda buat Contoh diatas hanya sebagai gambaran.

Coding Tombol Navigasi Pada Flash MX Profesional 2004

Step 1 : Dalam hal ini saya asumsikan Tombol Kemampuan yang akan memanggil file ability.swf, Klik pada Tombol navigasi kemampuan dan pilih Actions-Button lalu ketikan kode seperti berikut ini :
on (release) {
                setProperty("nonformal_movie",_visible,0);
                setProperty("lamaran_movie",_visible,0);
                setProperty("personaldata_movie",_visible,0);
                setProperty("pendidikan_movie",_visible,0);
                setProperty("pengalamankerja_movie",_visible,0);
                setProperty("organisasi_movie",_visible,0);
                setProperty("skill_movie",_visible,0);
                setProperty("f_movie",_visible,0);
                loadMovie("abillity.swf","abillity_movie");
                stopAllSounds();
                }
Ubahlah nilai-nilai loadMovie yang akan memanggil file Flash yang berektensi swf sesuai dengan file swf yang akan anda buat.
File Master.EXE : ialah file induk yang telah di executable seperti Main Form pada Aplikasi Pemrograman lain, contohnya MainForm pada VB, Visual Foxpro, Delphi, atau Index pada PHP maupun html
Catatan : Teknik ini adalah memanggil atau menampilkan beberapa file Flash melalui Tombol Navigasi berbeda jika kita membuat program Flash yang menampilkan Frame per Frame.

Herry Haddad Siregart

Herry Haddad Siregart
Istana Maimoon