Powered By Blogger

Kamis, 24 Oktober 2013

Main Form dengan SmartMenuXP dan Class Modul Visual Basic 6

Step 1 : Buka Program VB 6 kemudian Masukan Komponen SmartMenuXP seperti pada gambar 1 dan 2
  
 
                                         Gambar 1




 
                                         Gambar 2
Step 2 : Checklist komponen SmartMenuXP dalam Form


                                  Gambar 3

Step 3 : Buat Class Module
 
                                       Gambar 4


Ketikan Kode Program di Class Module seperti pada gambar 5 :
                                            Gambar 5
Source Code Class Module :
Dim clsmn     As clsmn
Public Sub BuatMenu(SMXP1 As Object, strPath As String)
    With SMXP1.MenuItems
        'MENU ADMINISTRATOR
        .Add 0, "mnadmin", , "Administrator"
        .Add "mnadmin", "mnganti", , "Ganti Password"
        .Add "mnadmin", , smiSeparator
        .Add "mnadmin", "mnmanajemen", , "Manajemen User"
        .Add "mnadmin", , smiSeparator
        .Add "mnadmin", "mnuser", , "Data User"
        .Add "mnadmin", , smiSeparator
         'MENU AKUNTANSI
        .Add 0, "mnakun", , "Akuntansi Dan Pajak"
        .Add "mnakun", "mnchart", , "Chart Of Account"
        .Add "mnakun", , smiSeparator
        .Add "mnakun", "mnbank", , "Daftar Bank"
        .Add "mnakun", , smiSeparator
        .Add "mnakun", "mnjurnal", , "Jurnal"
        .Add "mnakun", , smiSeparator
        .Add "mnakun", "mnlaba", , "Laba Rugi"
        .Add "mnakun", , smiSeparator
        .Add "mnakun", "mnneraca", , "Neraca"
        .Add "mnakun", , smiSeparator
        .Add "mnakun", "mntrans", , "Transfer Dan Dropping"
        .Add "mnakun", , smiSeparator
        .Add "mnakun", "mnbukbes", , "Buku Besar"
        .Add "mnakun", , smiSeparator
        'MENU Payroll HRD
        .Add 0, "mnphrd", , "HRD"
        .Add "mnphrd", "mndep", , "Data Departemen"
        .Add "mnphrd", , smiSeparator
        .Add "mnphrd", "mnjab", , "Data Jabatan"
        .Add "mnphrd", , smiSeparator
        .Add "mnphrd", "mngol", , "Data Golongan"
        .Add "mnphrd", , smiSeparator
        .Add "mnphrd", "mnpeg", , "Data Pegawai"
        .Add "mnphrd", , smiSeparator
        .Add "mnphrd", "mnkeluarga", , "Data Keluraga Pegawai"
         'MENU Logistik dan Umum
        .Add 0, "mnlogumum", , "Logistik Dan Umum"
        .Add "mnlogumum", "mnlog", , "Data Logistik"
        .Add "mnlogumum", , smiSeparator
        'MENU KELUAR
        .Add 0, "mnexit", , "Keluar"
        .Add "mnexit", "mnkeluar", , "Keluar Dari Program"
        End With
   
    SMXP1.Font.Name = "Ms Sans Serif"
    SMXP1.Font.Size = 9
End Sub
Ketikan Kode Program di MainForm seperti pada gambar 6 :
                                          Gambar 6

Source Code MainForm :
Private Function getIcon(ByVal iconName As String) As StdPicture
    Set getIcon = LoadPicture(App.Path + "\Icons\" + iconName + ".ico")
End Function
Private Sub Form_Load()
   Set clsmn = New clsmn
    Call clsmn.BuatMenu(SMXP1, App.Path)
      Set clsmn = Nothing
End Sub
Private Sub SMXP1_Click(ByVal ID As Long)
  With SMXP1.MenuItems
        Select Case .Key(ID)
            'MENU MASTER
            Case "mneditpass"
                editpass.Show
            Case "mnmanaj"
                setmenu.Show
            Case "mnuser"
                user.Show
                'MENU AKUNTANSI
            Case "mnchart"
                perkiraan.Show
            Case "mnbank"
                Bank.Show
                Case "mnjurnal"
                Jurnal.Show
            Case "mnlaba"
                LabaRugi.Show
                Case "mnneraca"
                Neraca.Show
            Case "mnTrans"
                TransferDrop.Show
            Case "mnbukbes"
               Bukubesar.Show
            'MENU HRD
            Case "mndep"
                departemen.Show
            Case "mnjab"
                jabatan.Show
            Case "mngol"
                golongan.Show
                 Case "mnpeg"
                pegawai.Show
                'MENU Logistik & Umum
                Case "mnlog"
                Logistik.Show
                'MENU KELUAR
            Case "mnkeluar"
                If MsgBox("Anda ingin keluar dari Aplikasi ?", vbQuestion + vbYesNo, "Konfirmasi") = vbYes Then
                    End
                    End If
            End Select
            End With
End Sub
Private Sub mnkeluar_Click()
    Unload MainForm
   End Sub
                 Tampilan Main Form dengan SmartMenuXP







 Catatan : Ubahlah menu sesuai Fitur atau Content yang anda buat Contoh diatas hanya sebagai gambaran.

Coding Tombol Navigasi Pada Flash MX Profesional 2004

Step 1 : Dalam hal ini saya asumsikan Tombol Kemampuan yang akan memanggil file ability.swf, Klik pada Tombol navigasi kemampuan dan pilih Actions-Button lalu ketikan kode seperti berikut ini :
on (release) {
                setProperty("nonformal_movie",_visible,0);
                setProperty("lamaran_movie",_visible,0);
                setProperty("personaldata_movie",_visible,0);
                setProperty("pendidikan_movie",_visible,0);
                setProperty("pengalamankerja_movie",_visible,0);
                setProperty("organisasi_movie",_visible,0);
                setProperty("skill_movie",_visible,0);
                setProperty("f_movie",_visible,0);
                loadMovie("abillity.swf","abillity_movie");
                stopAllSounds();
                }
Ubahlah nilai-nilai loadMovie yang akan memanggil file Flash yang berektensi swf sesuai dengan file swf yang akan anda buat.
File Master.EXE : ialah file induk yang telah di executable seperti Main Form pada Aplikasi Pemrograman lain, contohnya MainForm pada VB, Visual Foxpro, Delphi, atau Index pada PHP maupun html
Catatan : Teknik ini adalah memanggil atau menampilkan beberapa file Flash melalui Tombol Navigasi berbeda jika kita membuat program Flash yang menampilkan Frame per Frame.

Membulatkan Bilangan Pecahan atau Decimal di Visual Basic 6

Membulatkan Bilangan Pecahan atau Decimal di Visual Basic 6

Dalam kasus kali ini saya menggunakan Database SQL 2000 dengan Type Data Decimal
Ilustrasi Form Data Jabatan di Perusahaan :
Jika Tunjangan Kesehatan di dapat dari satu kali Gaji Pokok dibagi 12 bulan yang hasil pembagiannya dibayarkan setiap bulan kepada karyawan.
Contoh kode jabatan STF (Staff) dengan Gaji Pokok Rp.850.000 / 12 = Rp. 70.833,33333333
Tunjangan Kesehatan untuk karyawan dengan jabatan Staff per bulan ialah =Rp. 70.833,333333 (Tujuh Puluh Ribu Delapan Ratus Tiga Puluh Tiga Koma Tiga Tiga Tiga Tiga  Tiga Tiga  Rupiah)
 
Gambar 1. Sebeleum Pembulatan, Hasil Masih Berbentuk Desimal
Step 1 : Buatlah Function dengan kode sebagai berikut
Private Function Genapkan(ByVal Number As Double, Optional Range = 100) As Double
  Genapkan = (Round((Number / Range) + 0.49)) * Range
End Function
Step 2 : Ketikan Kode pada Keypress di TextBox Gaji Pokok
Private Sub txt_gapok_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If Not (KeyAscii >= Asc("0") & Chr(13) And KeyAscii <= Asc("9") & Chr(13) Or KeyAscii = vbKeyBack Or
KeyAscii = vbKeyDelete Or KeyAscii = vbKeySpace) Then
   KeyAscii = 13
   txt_tjkes = Genapkan(txt_gapok.Value / 12)
txt_tjjab.SetFocus
End If
End Sub


Tunjangan Kesehatan Setelah dibulatkan untuk Level Staff dengan Gaji Pokok Rp. 850.000 / 12 =
Rp. 70.900 (Tujuh Puluh Ribu Sembilan Ratus Rupiah)
Catatan : Setelah dibulatkan maka terdapat penambahan Tunjangan Kesehatan bagi karyawan antara Rp. 1 sampai dengan Rp. 99 tergantung dari Gaji pokok yang ditetapkan akan tetapi hasil pembulatan tetap tidak akan melebihi dari Rp. 99 (Sembilan puluh sembilan rupiah).
Coding di : PrivateSub txt_gapok Keypress sebenarnya ada 3 perintah eksekusi :
1. If Not (KeyAscii >= Asc("0") & Chr(13) And KeyAscii <= Asc("9") & Chr(13) Or KeyAscii = vbKeyBack Or
KeyAscii = vbKeyDelete Or KeyAscii = vbKeySpace) Memerintahkan hanya dapat di input dengan angka 0123456789 dan mengunci tombol Keyboard kecuali tombol angka.
Jika anda ingin mengunci tombol angka pada keyboard dan hanya mengaktifkan tombol huruf atau tombol-tombol selain angka, anda tinggal mengubah nilai pada >= Asc("0")<= Asc("9") menjadi >= Asc("a")<= Asc("z") dan menghilangkan kode (Or  KeyAscii = vbKeyDelete Or KeyAscii = vbKeySpace) karna kode tersebut adalah kode untuk mematikan tombol Spasi dan Delete pada Keyboard. Biasanya ini digunakan untuk nama jabatan, nama karyawan, dll.
2. Then KeyAscii = 13
txt_tjjab.SetFocus Memerintahkan jika tombol enter di tekan maka kursor akan menuju ke textbox selanjutnya dalam ilustrasi ini ke Textbox Tunjangan Jabatan.
3. txt_tjkes = Genapkan(txt_gapok.Value / 12) Memanggil Fungsi pembulatan yang telah dibuat diatas yaitu Genapkan dan memerintahkan untuk menampilkan hasil pembagian dari Gaji Pokok / 12 kedalam TextBox Tunjangan Kesehatan setelah dieksekusi oleh Function tersebut.

Mengubah AM Dan PM Menjadi Pagi Dan Malam


                                   Gambar Tampilan Awal
Step 1:  Klik Start kemudian Klik Run 
Step 2 : Ketikan Regedit pada Jendela Run
Step 3 : Pilih HKEY_CURRENT_USER kemudian pilih Control Panel kemudian pilih International lalu pilih s1159 dan ubah dengan mengklik ganda kemudian ketikan Pagi, Begitupun pada s2359 ubah dan ketikan Malam.



Tutorial External CSS I Website dengan CSS I Tutorial CSS Profesional I

Contoh design website airlines


External Cascade Style Sheet ( External CSS )

Mukadimah Cascade Style Sheet atau CSS :
CSS atau Cascade Style Sheet digunakan untuk mengatur elemen yang ada di dalam halaman web, CSS dibuat berdasarkan World Wide Web Consortium atau yang lebih dikenal dengan W3C sebuah konsorsium untuk standarisasi web.
Kelebihan :
1. Penggunaan CSS akan terasa lebih mudah dalam mengatur style elemen halaman web.
2. CSS tidak membutuhkan tabel dalam menata layoutnya.
3.Kelebihan CSS dalam layout web adalah fleksibilitas dan dapat meminimalisasi besaran jumlah byte file dibandingkan layout menggunakan table.
Apabila design layout web dibuat menggunakan tabel , maka semakin banyak sel yang dibuat akan semakin besar ukuran file byte, dan akibatnya loading web pun membutuhkan waktu yang lebih lama.
Contoh standar penggunaan  CSS :
CSS Guide

Kolom tengah untuk  isi dari content

Selamat datang di Website saya, sekarang saya lagi mendisain layout dengan CSS. Selamat datang di Website saya, sekarang saya lagi mendisain layout dengan CSS. Selamat datang di Website saya, sekarang saya lagi mendisain layout dengan CSS. Selamat datang di Website saya, sekarang saya lagi mendisain layout dengan CSS.

Untuk menjalankan script diatas save dengan nama file tes.htm kemudian jalankan di browser

External Cascade Style Sheet
Perbedaan CSS External dan CSS Internal ialah script CSS Internal dibuat jadi satu file dengan script ( X )HTML sedangkan untuk CSS External script CSS terpisah dengan script ( X ) HTML nya pada file CSS itu sendiri.
Keuntungan CSS External : Dapat digunakan untuk berbagai macam web dengan sedikit penyesuaian dan penambahan URL pada attribut href.
Contoh Script CSS External :
Penambahan URL pada attribute href untuk menjalankan file CSS :




Dua Design halaman web yang berbeda dengan menggunakan CSS External yang sama :


Keterangan : Pada kedua halaman website diatas saya menggunakan file CSS yang sama. Di halaman website Bogor Air Indonesia, saya menghilangkan kolom BERGABUNG DENGAN GROUP KAMI DI FACEBOOK dan memanjangkan kolom Photo Galeri. Perbedaan tata letak konten dapat diatur sesuai dengan keinginan anda, perhatikan perbedaan Menu Atas dalam halam web untuk perusahaan Airlines yang saya pindahkan ke bawah pada kolom kiri, kolom Programmer saya pindah ke kolom kanan yang tadinya berada di kolom kiri, begitupun akan warna, block, tulisan, attach, hover, dll.
  
Tips : Dalam membuat layout dengan CSS yang baik, sangat penting melakukan pembagian elemen halaman ke dalam division-division yang telah dipetakan. Semoga bermanfaat dan dapat menginspirasi dalam design web programming.

TUTORIAL MEMBUAT CLOUD COMPUTING

Cloud Computing The Future Technology
Apa itu Cloud computing?
Cloud Computing merupakan trend teknologi baru, Cloud Computing adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi') dan pengembangan berbasis Internet ('awan'). Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikan, di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet ("di dalam awan") tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya.
Manfaat Cloud Computing :
Cost Effectivity / Cost Reduction
    Mengurangi biaya infrastrukur kebutuhan komputer
    Pengurangan biaya Listrik
    Tidak perlu membeli software dasar untuk aplikasi
    Mengurangi tenaga IT Profesional sehingga menghemat biaya perawatan.
Availability
Sebuah layanan cloud computing harus dapat diakses dari mana saja, kapan saja, dengan alat apa pun, asalkan kita terhubung ke jaringan layanan. Selama kita terhubung ke jaringan Internet, pengguna harus dapat mengakses layanan tersebut, baik itu melalui laptop, desktop, warnet, handphone, tablet, dan perangkat lain.
 Kelebihan Cloud Computing
  • Resource Pouling
Penggabungan resource (storage, memory, bandwidth, processing, dll) menggunakan model single -tenant.
  • On-Demand Self-Service
End user dapat menentukan dan memodifikasi sendiri, tanpa interaksi secara personal.
  • Broad Network Access
Kapabilitas jaringan, dan dapat diakses menggunakan platform thin or thick client (misal laptop) juga menggunakan software service tradisional.
  • Rapid Elasticity
Kapasitas layanan dapat diubah sewaktu-waktu sesuai keinginan pengguna, scale up atau scale down.
  • Measured Service
Penggunaan resource dapat dimonitor, dikendalikan, dan dilaporkan, sehingga transparan.
      Langsung saja…
      Kali ini kita mencoba membuat layanan cloud sendiri dengan Server Ubuntu maupun CentOS. Setelah kita menginstall Server untuk Cloud, tahap selanjutnya kita Installkan Program-program pendukung antara lain :  
      1.Apache Server 2 atau versi terbaru
    2.PHP 5.1 keatas : php5 php5-json php-xml php-mbstring php5-zip php5-gd php5-sqlite curl libcurl3 libcurl3-dev php5-curl php-pdo
      3.Database bisa menggunakan SQLite, MySQL 5.1, atau PostgreSQL 8 atau versi terbaru
            4. Software owncloud 4.0
Operating System bisa menggunakan GNU Linux, Microsoft Windows, Solaris, MacOSX maupun keluarga BSD (FreeBSD, NetBSD, OpenBSD, dll). Dengan syarat terdapat web server HTTP dan PHP serta database engine (SQLite, MySQL, PostgreSQL).
Install ownCloud di Ubuntu
Download Software ownCloud
http://owncloud.org/support/install/ownCloud 4.0 – md5
Extract file owncloud yang telah kita download : tar xfz owncloud-owncloud-master.tar.gz
Kemudian salin ke direktori Apache : sudo cp -r owncloud /var/www
Buat direktori owncloud di Apache: cd /var/www; sudo chown -R www-data:www-data owncloud
Setelah selesai menginstall owncloud
Buka http://ip-address-anda/owncloud pada browser.
Jika terjadi kesalahan dan muncul messages   
Could not open /var/www/.well-known/host-meta for writing, please check permissions!
Teman-teman harus mengecek kembali permission direktorinya.
Direktori /var/www/.well-known/host-meta harus writeable oleh user apache,
Misal usernya adalah www-data.
Cukup mengganti permission dengan command chown pada seluruh direktori /var/www.
chown -R www-data /var/www
Setelah berhasil Anda bisa membuka kembali http://ip-address-anda/owncloud dan melakukan login dengan user dan password Anda.
Masukan user, password dan konfigurasi database:
 Gambar Upload file di Cloud
 Gambar Contact

Keterangan : Settingan default upload file pada owncloud 2MB teman-teman dapat mengubahnya sendiri sesuai keinginan.

POINT TO MULTI POINT NETWORK ON PLANTATIONS

POINT TO MULTI POINT NETWORK ON PLANTATIONS

Membangun jaringan skala luas dengan konsep Point To Multipoint di Perkebunan




 
Area wilayah yang begitu luas dan terdapat jutaan pohon dilingkungan perkebunan merupakan suatu tantangan tersendiri dalam membangun sebuah jaringan. Belum lagi kendala cuaca yang tidak menentu seperti curah hujan yang disertai petir maupun kecepatan angin yang tiba-tiba saja dapat mengganggu arah antenna maupun signal yang dihasilkan dari pancaran antenna. Perlu perhitungan cermat untuk membangun sebuah jaringan kantor dimana antara kantor satu dengan yang lainnya berjarak puluhan kilometer di area pekebunan.
Dalam membangun jaringan kali ini saya mencoba menerapkan teknologi wireless masa depan WiMAX ( Worldwide Interoperability for Microwave Access ) yang memungkinkan BTS dapat berkomunikasi dengan berbagai remote/client, dengan kecepatan yang sangat tinggi. Untuk coverage area jaringan Point-to-Multipoint bergantung pada besar kecilnya daya pancar BTS (Base Transceiver Station) pada saat pengaturan awal (commissioning).


 Pemilihan konfigurasi didasarkan pada pertimbangan-pertimbangan berikut:
  • Perangkat keras yang baik dengan teknologi MIMO (Multiple Input Multiple Output).
  • Penerapan TDMA (Time Division Multiple Access) yang dirancang untuk digunakan dalam berbagai cakupan lingkungan dan situasi.
  • Tahan terhadap kondisi cuaca yang ekstrim dan mampu menembus halangan dalam hal ini pepohonan
  • Performa tinggi yang menghasilkan kapasitas, cakupan serta dukungan tak terbatas pada mobilitas dan kemampuan untuk menangani berbagai kebutuhan pengguna yang berbeda. Sekelas teknologi yang telah digunakan oleh Provider Cellular
  • Power Over Ethernet (PoE) dimana supply power didapat dari kabel UTP/STP
  • Struktur aliran Data dan Informasi di dalam jaringan itu sendiri
  • Jarak dan Hambatan yang akan di tempuh
  • Delay transmisi
  • Tinggi pohon yang dapat mencapai 15 sampai 30 meter di daerah perkebunan.

 
POINT TO MULTI POINT NETWORK ON PLANTATIONS
Persiapan :

Hardware :   
  1. AP Rocket M5 + Antenna Sectoral 5Ghz 19dBi 120 Derajat
  2. Nano Station M5 5Ghz Hi-power, linear 2X2 MIMO radios
  3. Shielded Twisted Pair / STP Cat5 outdoor carrier-class an anti-cross talk divider
  4. Connector RJ 45
  5. Switch Hub
  6. Tower BTS dan Tiang Antenna sebagai Station
  7.  GPS ( Global Positioning System )
Sotware :
1.      Traceroute
2.      Air OS
Step 1: Design dan Konsep
Ada baiknya sebelum kita membangun sebuah jaringan terlebih dahulu kita membuat Design dan Konsep, Kali ini saya menggunakan Software Traceroute dari Cisco dimana kita dapat mensimulasikan jaringan yang akan kita buat dan yang akan kita implementasikan nanti nya, contoh seperti gambar dibawah ini :

Step 2 : Instalasi dan Setup Hardware

Install Access Point Rocket M5
Default setting AirOS Rocket M5
Ip Default : 192.168.1.20
User : ubnt
Password : ubnt

Setup Access Point Rocket M5










Setup Station NanoStation 5



 


SIGNAL PTMP Coverage Area 20 KM
 BTS-PTMP


SIGNAL AREA MILE 301


SIGNAL AREA MILE 401


RUANG CONTROL IT



 
Keterangan : 
Setup dan Instalasi diatas merupakan setup standar, kita dapat mengkonfigurasi settingan pada level advance untuk lebih meningkatkan security. Mudah-mudahan bermanfaat dan dapat dijadikan referensi.

Herry Haddad Siregart

Herry Haddad Siregart
Istana Maimoon