Powered By Blogger

Kamis, 24 Oktober 2013

Melihat File Tersembunyi Di USB/Flashdisk

Melihat File tersembunyi di Directori Harddisk, USB/Flashdisk, Micro SD, maupun di media penyimpanan lainnya.

Langkah Pertama : Klik Start -->>Pilih RUN kemudian ketikan cmd untuk membuka Command Prompt atau anda bisa juga dengan mengklik Start-->>All Programs-->>Accessories lalu pilih Command Prompt.



Langkah Kedua : Ketikan Drive yang akan dibuka file Hiddens nya misal : Drive C atau Drive D atau mungkin media penyimpanan seperti Flashdisk/USB sesuai yang tampil dalam Windows Explorer anda ketikan : D: lalu Enter maka Command Prompt akan seperti ini D:/> kemudian ketikan perintah pada command prompt D:/> attrib -h -s /s /d * lalu enter. nah sekarang anda dapat melihat file-file yang tersembunyi di drive dan direktori folder anda.

Informasi : Teknik ini biasanya digunakan untuk deteksi dini virus di Flashdisk/USB yang akan masuk pada komputer PC atau Laptop/Notebook yang tidak menggunakan antivirus dan tidak terkoneksi jaringan baik lokal maupun internet, anda tinggal menghapus file-file yang anda tidak kenal seperti : Autorun.inf, exe file, Sys, MSO, Ink, Vbs, dll. (Catatan : tidak semua file-file tersebut adalah virus, berhati-hatilah dalam menghapus file-file tersebut, ada baiknya pastikan dahulu dan yakinkan bahwa file yang tidak anda kenal itu merupakan virus).

Penjelasan : Attrib adalah attributes dari file -h adalah buka yang hiddens atau tersembunyi -s system /s /d adalah direktori. biasanya sebagian virus dapat menyembunyikan file atau folder yang telah kita buat maupun kita simpan, sebagaian orang yang belum mengetahui mengangap file atau folder yang pernah dibuat hilang, padahal file tersebut masih ada dan di sembunyikan oleh virus, banyak teman-teman saya yang sangat kebingungan saat mengalami hal seperti ini, setelah saya jelaskan dan ajarkan kepada mereka kemudian mereka mengerti dan dapat mengatasinya sendiri.

Untuk melihat extensi File : Buka Explorer kemudian Pilih Tool pada BAR atas lalu Pilih Folder Option Pilih View kemudian uncheck hide extentions for known files types.


Selamat Mencoba

Pesan : Jika telah memahami teknik ini maka ajarkanlah orang-orang yang belum tahu dengan tidak dikomersilkan, bukankah ILMU yang Bermanfaat itu adalah ILMU yang diamalkan, Amin.

Main Form dengan SmartMenuXP dan Class Modul Visual Basic 6

Step 1 : Buka Program VB 6 kemudian Masukan Komponen SmartMenuXP seperti pada gambar 1 dan 2
  
 
                                         Gambar 1




 
                                         Gambar 2
Step 2 : Checklist komponen SmartMenuXP dalam Form


                                  Gambar 3

Step 3 : Buat Class Module
 
                                       Gambar 4


Ketikan Kode Program di Class Module seperti pada gambar 5 :
                                            Gambar 5
Source Code Class Module :
Dim clsmn     As clsmn
Public Sub BuatMenu(SMXP1 As Object, strPath As String)
    With SMXP1.MenuItems
        'MENU ADMINISTRATOR
        .Add 0, "mnadmin", , "Administrator"
        .Add "mnadmin", "mnganti", , "Ganti Password"
        .Add "mnadmin", , smiSeparator
        .Add "mnadmin", "mnmanajemen", , "Manajemen User"
        .Add "mnadmin", , smiSeparator
        .Add "mnadmin", "mnuser", , "Data User"
        .Add "mnadmin", , smiSeparator
         'MENU AKUNTANSI
        .Add 0, "mnakun", , "Akuntansi Dan Pajak"
        .Add "mnakun", "mnchart", , "Chart Of Account"
        .Add "mnakun", , smiSeparator
        .Add "mnakun", "mnbank", , "Daftar Bank"
        .Add "mnakun", , smiSeparator
        .Add "mnakun", "mnjurnal", , "Jurnal"
        .Add "mnakun", , smiSeparator
        .Add "mnakun", "mnlaba", , "Laba Rugi"
        .Add "mnakun", , smiSeparator
        .Add "mnakun", "mnneraca", , "Neraca"
        .Add "mnakun", , smiSeparator
        .Add "mnakun", "mntrans", , "Transfer Dan Dropping"
        .Add "mnakun", , smiSeparator
        .Add "mnakun", "mnbukbes", , "Buku Besar"
        .Add "mnakun", , smiSeparator
        'MENU Payroll HRD
        .Add 0, "mnphrd", , "HRD"
        .Add "mnphrd", "mndep", , "Data Departemen"
        .Add "mnphrd", , smiSeparator
        .Add "mnphrd", "mnjab", , "Data Jabatan"
        .Add "mnphrd", , smiSeparator
        .Add "mnphrd", "mngol", , "Data Golongan"
        .Add "mnphrd", , smiSeparator
        .Add "mnphrd", "mnpeg", , "Data Pegawai"
        .Add "mnphrd", , smiSeparator
        .Add "mnphrd", "mnkeluarga", , "Data Keluraga Pegawai"
         'MENU Logistik dan Umum
        .Add 0, "mnlogumum", , "Logistik Dan Umum"
        .Add "mnlogumum", "mnlog", , "Data Logistik"
        .Add "mnlogumum", , smiSeparator
        'MENU KELUAR
        .Add 0, "mnexit", , "Keluar"
        .Add "mnexit", "mnkeluar", , "Keluar Dari Program"
        End With
   
    SMXP1.Font.Name = "Ms Sans Serif"
    SMXP1.Font.Size = 9
End Sub
Ketikan Kode Program di MainForm seperti pada gambar 6 :
                                          Gambar 6

Source Code MainForm :
Private Function getIcon(ByVal iconName As String) As StdPicture
    Set getIcon = LoadPicture(App.Path + "\Icons\" + iconName + ".ico")
End Function
Private Sub Form_Load()
   Set clsmn = New clsmn
    Call clsmn.BuatMenu(SMXP1, App.Path)
      Set clsmn = Nothing
End Sub
Private Sub SMXP1_Click(ByVal ID As Long)
  With SMXP1.MenuItems
        Select Case .Key(ID)
            'MENU MASTER
            Case "mneditpass"
                editpass.Show
            Case "mnmanaj"
                setmenu.Show
            Case "mnuser"
                user.Show
                'MENU AKUNTANSI
            Case "mnchart"
                perkiraan.Show
            Case "mnbank"
                Bank.Show
                Case "mnjurnal"
                Jurnal.Show
            Case "mnlaba"
                LabaRugi.Show
                Case "mnneraca"
                Neraca.Show
            Case "mnTrans"
                TransferDrop.Show
            Case "mnbukbes"
               Bukubesar.Show
            'MENU HRD
            Case "mndep"
                departemen.Show
            Case "mnjab"
                jabatan.Show
            Case "mngol"
                golongan.Show
                 Case "mnpeg"
                pegawai.Show
                'MENU Logistik & Umum
                Case "mnlog"
                Logistik.Show
                'MENU KELUAR
            Case "mnkeluar"
                If MsgBox("Anda ingin keluar dari Aplikasi ?", vbQuestion + vbYesNo, "Konfirmasi") = vbYes Then
                    End
                    End If
            End Select
            End With
End Sub
Private Sub mnkeluar_Click()
    Unload MainForm
   End Sub
                 Tampilan Main Form dengan SmartMenuXP







 Catatan : Ubahlah menu sesuai Fitur atau Content yang anda buat Contoh diatas hanya sebagai gambaran.

Coding Tombol Navigasi Pada Flash MX Profesional 2004

Step 1 : Dalam hal ini saya asumsikan Tombol Kemampuan yang akan memanggil file ability.swf, Klik pada Tombol navigasi kemampuan dan pilih Actions-Button lalu ketikan kode seperti berikut ini :
on (release) {
                setProperty("nonformal_movie",_visible,0);
                setProperty("lamaran_movie",_visible,0);
                setProperty("personaldata_movie",_visible,0);
                setProperty("pendidikan_movie",_visible,0);
                setProperty("pengalamankerja_movie",_visible,0);
                setProperty("organisasi_movie",_visible,0);
                setProperty("skill_movie",_visible,0);
                setProperty("f_movie",_visible,0);
                loadMovie("abillity.swf","abillity_movie");
                stopAllSounds();
                }
Ubahlah nilai-nilai loadMovie yang akan memanggil file Flash yang berektensi swf sesuai dengan file swf yang akan anda buat.
File Master.EXE : ialah file induk yang telah di executable seperti Main Form pada Aplikasi Pemrograman lain, contohnya MainForm pada VB, Visual Foxpro, Delphi, atau Index pada PHP maupun html
Catatan : Teknik ini adalah memanggil atau menampilkan beberapa file Flash melalui Tombol Navigasi berbeda jika kita membuat program Flash yang menampilkan Frame per Frame.

Membulatkan Bilangan Pecahan atau Decimal di Visual Basic 6

Membulatkan Bilangan Pecahan atau Decimal di Visual Basic 6

Dalam kasus kali ini saya menggunakan Database SQL 2000 dengan Type Data Decimal
Ilustrasi Form Data Jabatan di Perusahaan :
Jika Tunjangan Kesehatan di dapat dari satu kali Gaji Pokok dibagi 12 bulan yang hasil pembagiannya dibayarkan setiap bulan kepada karyawan.
Contoh kode jabatan STF (Staff) dengan Gaji Pokok Rp.850.000 / 12 = Rp. 70.833,33333333
Tunjangan Kesehatan untuk karyawan dengan jabatan Staff per bulan ialah =Rp. 70.833,333333 (Tujuh Puluh Ribu Delapan Ratus Tiga Puluh Tiga Koma Tiga Tiga Tiga Tiga  Tiga Tiga  Rupiah)
 
Gambar 1. Sebeleum Pembulatan, Hasil Masih Berbentuk Desimal
Step 1 : Buatlah Function dengan kode sebagai berikut
Private Function Genapkan(ByVal Number As Double, Optional Range = 100) As Double
  Genapkan = (Round((Number / Range) + 0.49)) * Range
End Function
Step 2 : Ketikan Kode pada Keypress di TextBox Gaji Pokok
Private Sub txt_gapok_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If Not (KeyAscii >= Asc("0") & Chr(13) And KeyAscii <= Asc("9") & Chr(13) Or KeyAscii = vbKeyBack Or
KeyAscii = vbKeyDelete Or KeyAscii = vbKeySpace) Then
   KeyAscii = 13
   txt_tjkes = Genapkan(txt_gapok.Value / 12)
txt_tjjab.SetFocus
End If
End Sub


Tunjangan Kesehatan Setelah dibulatkan untuk Level Staff dengan Gaji Pokok Rp. 850.000 / 12 =
Rp. 70.900 (Tujuh Puluh Ribu Sembilan Ratus Rupiah)
Catatan : Setelah dibulatkan maka terdapat penambahan Tunjangan Kesehatan bagi karyawan antara Rp. 1 sampai dengan Rp. 99 tergantung dari Gaji pokok yang ditetapkan akan tetapi hasil pembulatan tetap tidak akan melebihi dari Rp. 99 (Sembilan puluh sembilan rupiah).
Coding di : PrivateSub txt_gapok Keypress sebenarnya ada 3 perintah eksekusi :
1. If Not (KeyAscii >= Asc("0") & Chr(13) And KeyAscii <= Asc("9") & Chr(13) Or KeyAscii = vbKeyBack Or
KeyAscii = vbKeyDelete Or KeyAscii = vbKeySpace) Memerintahkan hanya dapat di input dengan angka 0123456789 dan mengunci tombol Keyboard kecuali tombol angka.
Jika anda ingin mengunci tombol angka pada keyboard dan hanya mengaktifkan tombol huruf atau tombol-tombol selain angka, anda tinggal mengubah nilai pada >= Asc("0")<= Asc("9") menjadi >= Asc("a")<= Asc("z") dan menghilangkan kode (Or  KeyAscii = vbKeyDelete Or KeyAscii = vbKeySpace) karna kode tersebut adalah kode untuk mematikan tombol Spasi dan Delete pada Keyboard. Biasanya ini digunakan untuk nama jabatan, nama karyawan, dll.
2. Then KeyAscii = 13
txt_tjjab.SetFocus Memerintahkan jika tombol enter di tekan maka kursor akan menuju ke textbox selanjutnya dalam ilustrasi ini ke Textbox Tunjangan Jabatan.
3. txt_tjkes = Genapkan(txt_gapok.Value / 12) Memanggil Fungsi pembulatan yang telah dibuat diatas yaitu Genapkan dan memerintahkan untuk menampilkan hasil pembagian dari Gaji Pokok / 12 kedalam TextBox Tunjangan Kesehatan setelah dieksekusi oleh Function tersebut.

Mengubah AM Dan PM Menjadi Pagi Dan Malam


                                   Gambar Tampilan Awal
Step 1:  Klik Start kemudian Klik Run 
Step 2 : Ketikan Regedit pada Jendela Run
Step 3 : Pilih HKEY_CURRENT_USER kemudian pilih Control Panel kemudian pilih International lalu pilih s1159 dan ubah dengan mengklik ganda kemudian ketikan Pagi, Begitupun pada s2359 ubah dan ketikan Malam.



Tutorial External CSS I Website dengan CSS I Tutorial CSS Profesional I

Contoh design website airlines


External Cascade Style Sheet ( External CSS )

Mukadimah Cascade Style Sheet atau CSS :
CSS atau Cascade Style Sheet digunakan untuk mengatur elemen yang ada di dalam halaman web, CSS dibuat berdasarkan World Wide Web Consortium atau yang lebih dikenal dengan W3C sebuah konsorsium untuk standarisasi web.
Kelebihan :
1. Penggunaan CSS akan terasa lebih mudah dalam mengatur style elemen halaman web.
2. CSS tidak membutuhkan tabel dalam menata layoutnya.
3.Kelebihan CSS dalam layout web adalah fleksibilitas dan dapat meminimalisasi besaran jumlah byte file dibandingkan layout menggunakan table.
Apabila design layout web dibuat menggunakan tabel , maka semakin banyak sel yang dibuat akan semakin besar ukuran file byte, dan akibatnya loading web pun membutuhkan waktu yang lebih lama.
Contoh standar penggunaan  CSS :
CSS Guide

Kolom tengah untuk  isi dari content

Selamat datang di Website saya, sekarang saya lagi mendisain layout dengan CSS. Selamat datang di Website saya, sekarang saya lagi mendisain layout dengan CSS. Selamat datang di Website saya, sekarang saya lagi mendisain layout dengan CSS. Selamat datang di Website saya, sekarang saya lagi mendisain layout dengan CSS.

Untuk menjalankan script diatas save dengan nama file tes.htm kemudian jalankan di browser

External Cascade Style Sheet
Perbedaan CSS External dan CSS Internal ialah script CSS Internal dibuat jadi satu file dengan script ( X )HTML sedangkan untuk CSS External script CSS terpisah dengan script ( X ) HTML nya pada file CSS itu sendiri.
Keuntungan CSS External : Dapat digunakan untuk berbagai macam web dengan sedikit penyesuaian dan penambahan URL pada attribut href.
Contoh Script CSS External :
Penambahan URL pada attribute href untuk menjalankan file CSS :




Dua Design halaman web yang berbeda dengan menggunakan CSS External yang sama :


Keterangan : Pada kedua halaman website diatas saya menggunakan file CSS yang sama. Di halaman website Bogor Air Indonesia, saya menghilangkan kolom BERGABUNG DENGAN GROUP KAMI DI FACEBOOK dan memanjangkan kolom Photo Galeri. Perbedaan tata letak konten dapat diatur sesuai dengan keinginan anda, perhatikan perbedaan Menu Atas dalam halam web untuk perusahaan Airlines yang saya pindahkan ke bawah pada kolom kiri, kolom Programmer saya pindah ke kolom kanan yang tadinya berada di kolom kiri, begitupun akan warna, block, tulisan, attach, hover, dll.
  
Tips : Dalam membuat layout dengan CSS yang baik, sangat penting melakukan pembagian elemen halaman ke dalam division-division yang telah dipetakan. Semoga bermanfaat dan dapat menginspirasi dalam design web programming.

TUTORIAL MEMBUAT CLOUD COMPUTING

Cloud Computing The Future Technology
Apa itu Cloud computing?
Cloud Computing merupakan trend teknologi baru, Cloud Computing adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi') dan pengembangan berbasis Internet ('awan'). Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikan, di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet ("di dalam awan") tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya.
Manfaat Cloud Computing :
Cost Effectivity / Cost Reduction
    Mengurangi biaya infrastrukur kebutuhan komputer
    Pengurangan biaya Listrik
    Tidak perlu membeli software dasar untuk aplikasi
    Mengurangi tenaga IT Profesional sehingga menghemat biaya perawatan.
Availability
Sebuah layanan cloud computing harus dapat diakses dari mana saja, kapan saja, dengan alat apa pun, asalkan kita terhubung ke jaringan layanan. Selama kita terhubung ke jaringan Internet, pengguna harus dapat mengakses layanan tersebut, baik itu melalui laptop, desktop, warnet, handphone, tablet, dan perangkat lain.
 Kelebihan Cloud Computing
  • Resource Pouling
Penggabungan resource (storage, memory, bandwidth, processing, dll) menggunakan model single -tenant.
  • On-Demand Self-Service
End user dapat menentukan dan memodifikasi sendiri, tanpa interaksi secara personal.
  • Broad Network Access
Kapabilitas jaringan, dan dapat diakses menggunakan platform thin or thick client (misal laptop) juga menggunakan software service tradisional.
  • Rapid Elasticity
Kapasitas layanan dapat diubah sewaktu-waktu sesuai keinginan pengguna, scale up atau scale down.
  • Measured Service
Penggunaan resource dapat dimonitor, dikendalikan, dan dilaporkan, sehingga transparan.
      Langsung saja…
      Kali ini kita mencoba membuat layanan cloud sendiri dengan Server Ubuntu maupun CentOS. Setelah kita menginstall Server untuk Cloud, tahap selanjutnya kita Installkan Program-program pendukung antara lain :  
      1.Apache Server 2 atau versi terbaru
    2.PHP 5.1 keatas : php5 php5-json php-xml php-mbstring php5-zip php5-gd php5-sqlite curl libcurl3 libcurl3-dev php5-curl php-pdo
      3.Database bisa menggunakan SQLite, MySQL 5.1, atau PostgreSQL 8 atau versi terbaru
            4. Software owncloud 4.0
Operating System bisa menggunakan GNU Linux, Microsoft Windows, Solaris, MacOSX maupun keluarga BSD (FreeBSD, NetBSD, OpenBSD, dll). Dengan syarat terdapat web server HTTP dan PHP serta database engine (SQLite, MySQL, PostgreSQL).
Install ownCloud di Ubuntu
Download Software ownCloud
http://owncloud.org/support/install/ownCloud 4.0 – md5
Extract file owncloud yang telah kita download : tar xfz owncloud-owncloud-master.tar.gz
Kemudian salin ke direktori Apache : sudo cp -r owncloud /var/www
Buat direktori owncloud di Apache: cd /var/www; sudo chown -R www-data:www-data owncloud
Setelah selesai menginstall owncloud
Buka http://ip-address-anda/owncloud pada browser.
Jika terjadi kesalahan dan muncul messages   
Could not open /var/www/.well-known/host-meta for writing, please check permissions!
Teman-teman harus mengecek kembali permission direktorinya.
Direktori /var/www/.well-known/host-meta harus writeable oleh user apache,
Misal usernya adalah www-data.
Cukup mengganti permission dengan command chown pada seluruh direktori /var/www.
chown -R www-data /var/www
Setelah berhasil Anda bisa membuka kembali http://ip-address-anda/owncloud dan melakukan login dengan user dan password Anda.
Masukan user, password dan konfigurasi database:
 Gambar Upload file di Cloud
 Gambar Contact

Keterangan : Settingan default upload file pada owncloud 2MB teman-teman dapat mengubahnya sendiri sesuai keinginan.

Herry Haddad Siregart

Herry Haddad Siregart
Istana Maimoon